MANAJEMEN KEUANGAN KANTOR ADVOKAT
Tugas Terstruktur 8
- Law
Firm Merupakan Perusahaan
Law
Firm atau
dalam bahasa Indonesia disebut Firma Hukum adalah salah satu badan usaha yang
terdiri dari beberapa advokat berpengalaman untuk membantu mengatasi
permasalahan hukum.
Kenapa
disebut perusahaan, karena perusahaan sendiri adalah tempat terjadinya
kergiatan mengasilkan jasa seperti Law firm ini. Dan tentunya bertujuan
mengasilkan laba dari konsumen maupun produsen.
- Siklus
Arus Kas
1. Permodalan
Permodalan
bisasanya di lakukan dengan cara patungan atau dibagi bersama dengan patner
dalam pembuatan kantor advokat itu sendiri yang dimana modal tersebut digunakan
untuk melengkapi kebutuhan dalam kantor seperti komputer atau leptop lalu ATK
dsb.
2. Kegiatan
Produksi
Kegiatan
produksi biasanya dengan membatu para klien yang membutuhkan bantuan hukum dari
kantor advokat itu sendiri, tidak hanya menangani sebuah kasus pidana maupun
perdata tapi kanor advokat juga bisa menjadi tempat untuk berkonsultasi
mengenai Hukum
3. Tagihan
Biasanya
tagihan itu sudah disepakati dari awal pembuatan kantor dan penanaman modal,
tagihan biasanya berupa sewa tempat kalau memang masih menyewa lalu, listrik,
air dsb. Sesuai kesepakatan pendiri kantor tersebut.
4. Pembayaran
Tagihan
Pembayaran
dilakukan sesuai dengan tagihan yang ada. Tentunya didapat dari uang kas jika
ada atau dari kesepakatan awal dari para pendiri atau individu.
5. Penutupan
Biaya, Pajak dan Penarikan
Penutupan
dilakukan apabila kantor hukum tersebut memang sudah tidak aktif dan secara
keseluruhan tagihan akan dihentikan.
- Arus
Kas agar Positif
Didalam
kas kantor biasanya menunjuk seorang bendahara untuk mengatur keuangan kantor,
kas diperoleh dari iuaran setiap bulan atau setiap minggu sesuai kesepakatan
kantor, bisa juga dengan cara menaruh dari hasil menangani kasus sebesar 10% di
masukan dalam kas.
- Siklus
Arus Kas dan Keuntungan
Biasanya
uang kas sendiri digunakan untuk pembayaran tagihan yang ada di kantor itu
sendiri.
- Works
in Progres
Seorang
advokat harus memiliki progres dalam melaksanakan tugasnya, agar bekerja secara
maksimal.
- Potongan
dan Penghapusan
Potongan
gaji setiap karyawan yang ada di kantor biasanya dilakukan untuk uang kas dan
pembayaran penagihan.
- Periode
Pembayaran Penagihan
Biasanya
untuk sewa menywa tempat itu pembayaran dilakukan setiap satu tahun sekali,
kecuali tagihan wifi, listrik, air itu dilakukan setiap bulan.
- Rencana
Usaha
Setiap
kantor advokat harus memiliki rencana usaha agar kantor berjalan sesuai
prosedur dan bisa berjalan dengan lancar
- Perlunya
Akuntan
1. Perlunya
memahami dasar-dasar akuntan
Belajar akuntansi juga berlaku bagi para
advokat. Pemahaman ilmu akuntansi bagi advokat dianggap sebuah keniscayaan
meski tak bersinggungan langsung dengan profesi.
2. Penyajian
data Keuangan, Ringkasan Eksekutif
Penyajian
data, ringkasan eksekutif dalam sebuah kantor advokat biasanya ditujuk kepada
bendahara, bendahara itu sendiri juga harus memiliki skil dalam mengelola
kantor advokat bukan hanya sekedar memegang uang kantor dan pembukuan biasa
karna itu adalah bagian yang penting dalam rencana kemajuan kantor advokat,
jika ringkasan jelas makan kantor akan beralan dengan baik.
3. Laporan
Penghasilan dan Pengeluaran
Pentingnya
laporan penghasilan dan pengeluaran ini untuk mencegah terjadinya hal hal yany
tidak diinginkan seperti korupsi, penggelapan dsb. Laporan ini biasanya
dilaporkan secara terbuka kepada seluruh karyawan yang ada.
4. Neraca
neraca
adalah bagian dari laporan keuangan suatu entitas yang dihasilkan pada suatu
periode akuntasi yang menunjukkan posisi keuangan pada akhir periode.
Istilah neraca mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda yang
berkecimpung dalam dunia akuntansi.
Neraca merupakan salah satu bagian penting dari laporan keuangan
suatu perusahaan dimana di dalamnya memuat informasi mengenai aktiva,
kewajiban, serta ekuitas pemegang saham di akhir periode akuntansi perusahaan tersebut.
5. Sistem
akuntan dengan Menggunakan Komputer
Banyak
manfaat yang diperoleh dalam sistem akuntan menggunakan komputer seperti :
a. Akurasi
b. Otomatisasi
c. Akses
data
d. Keandalan
atau reliabilitas
e. Memiliki
skala perhitungan
f. Kecepatan
g. Keamanan
h. Hemat
biaya
i.
visual



Komentar
Posting Komentar